Jelajahi tempat wisata menarik, budaya Melayu, dan destinasi populer di Kota Pekanbaru, Riau.
Lihat Tempat Wisata
Kota Pekanbaru bermula dari sebuah dusun kecil bernama Senapelan di tepi Sungai Siak yang perlahan berkembang menjadi persinggahan strategis di bawah naungan Kesultanan Siak Sri Indrapura. Titik balik sejarahnya terjadi pada 23 Juni 1784, yang kini diperingati sebagai hari jadi kota pada saat Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah mendirikan sebuah pasar baru atau "pekan baru" untuk menggiatkan roda perekonomian masyarakat sekaligus memutus monopoli dagang VOC. Keberadaan pasar yang ramai inilah yang pada akhirnya melekat menjadi nama resmi wilayah tersebut. Seiring berjalannya waktu, perannya sebagai simpul jalur perdagangan darat dan sungai membuat Pekanbaru terus berkembang pesat, hingga akhirnya berstatus kota praja pada tahun 1956 dan resmi ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Riau pada tahun 1959.
Kini Kota Pekanbaru telah berkembang pesat menjadi pusat kota provinsi Riau.
Dibangun pada 1963 dan rampung selama lima tahun, arsitektur Masjid Agung An-Nur yang merupakan karya Ir. Roseno merupakan hasil perpaduan empat budaya, yakni budaya Melayu, Arab, Turki, dan India. Pada tahun 1960-an, Kota Pekanbaru ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Riau. Di saat yang sama, sejumlah infrastruktur berupa jalan raya, gedung perkantoran, dan pemukiman penduduk dibangun untuk memfasilitasi kota ini, termasuk Masjid Agung An-Nur.
Danau Khayangan adalah danau buatan yang terletak di desa Limbungan, sekitar 10 km dari pusat Pekanbaru. Danau ini dengan cepat menjadi salah satu tempat favorit yang dikunjungi banyak orang di Pekanbaru. Awalnya, danau dengan bendungan yang dibangun di atasnya ini dimaksudkan sebagai bagian dari sistem irigasi untuk menyediakan air bagi desa-desa terdekat; namun seiring waktu, orang-orang mulai menikmati pemandangan indah di sekitarnya. Tempat ini sangat cocok untuk petualangan luar ruangan yang menyenangkan bersama teman, keluarga, atau orang terkasih; pemandangan yang dapat dinikmati di sini sangat luar biasa, dan jika Anda menginginkannya, Anda bahkan dapat menyewa perahu atau sepeda air untuk berjalan-jalan santai di sekitar danau.
Terletak di Jalan Jenderal Sudirman 462 Pekanbaru, perpustakaan dengan bentuk unik ini menjadi favorit warga lokal untuk dikunjungi saat waktu luang. Perpustakaan ini memiliki enam lantai dengan berbagai fasilitas pelengkap seperti ruang sholat, kafe, kantin, ruang pertemuan, dan auditorium. Terdapat juga tempat khusus yang didedikasikan untuk memajang dan melestarikan berbagai literatur Melayu—bahkan, perpustakaan ini memegang predikat sebagai tempat penyimpanan literatur Melayu terlengkap di Indonesia. Selain itu, perpustakaan ini juga memiliki bagian Perpustakaan Anak dan Pojok Anak, yang sangat cocok untuk menarik minat anak-anak mengunjungi perpustakaan selama liburan. Kartu keanggotaan tidak diperlukan untuk menikmati semua yang ditawarkan perpustakaan ini, dan dengan Wi-Fi gratis serta pendingin ruangan, tidak ada tempat yang lebih baik untuk menikmati buku secara bebas di seluruh kota Pekanbaru.
Email : nadinedzulaikha29@gmail.com
Instagram : @ndnzlkh
TikTok : @naecturnal
Alamat : Pekanbaru, Riau